Sejarah Desa

  22 Agustus 2017  |  DESA SAMBIREJO

Pada jaman dahulu sekitar th 1919 di wilayah kabupaten Banyuwangi selatan, tepatnya di selatan gunung srawet ada desa yang sangat luas wilayahnya kalau sekarang antara Silirkrajan batas selatan, Purwodadi batas utara, Kedungrejo batas timur dan Sukorejo batas barat. Wilayah tersebut tergabung dalam satu desa dengan nama Silir Krajan dan kades yang memimpin bernama H. Ihsan. Di wilayah Silir krajan timur dan utara ( Kalau sekarang tepatnya di utara Kedungrejo dan selatan Bangorejo terdapat banyak pohon sambi yang merupakan bahan dasar pembuatan arang pada tahun itu pula didaerah itu  mulai adanya pendatang yang menetap dilokasi tersebut melakukan usaha pembuatan arang dari pohon sambi, akhirnya penduduk yang menetap di daerah tersebut dari waktu kewaktu bertambah hingga wilayah tersebut menjadi ramai dikunjungi masyarakat dari daerah lain, pada akhirnya setiap penduduk menyebut daerah tersebut “Sambirejo“         ( sambi berasal dari nama pohon,  rejo dalam bahasa jawa berartii ramai ) dan sampai sekarang wilayah tersebut terkenal dengan nama Desa Sambirejo.

Dalam perkembangan selanjutnya Dusun Sambirejo berkembang menjadi desa mandiri dan lepas dari desa Silir Krajan yang meliputi, yaitu;

  1. Dusun Pasembon
  2. Kedungagung
  3. Sambirejo dan
  4. Kedungrejo.

Pemecahan desa ini terjadi pada tahun 1918. yang dipimpin oleh  Kepala Desa Silirkrajan H. Ihsan. Kepala Desa Sambirejo pertama tahun 1919 adalah Bapak Padi dengan proses pemilihan berdasarkan musyawarah karena Pak Padi dianggap Tokoh masyarakat yang di segani di desa itu .

Pada tahun 1923 Pak Padi mengundurkan diri dari kepala Desa dan digantikan oleh Pak Dul Patah yang menjabat Kepala Desa sampai dengan tahun 1926 dan digantikan oleh Pak Atim

yang menjabat sampai tahun 1931 dan digantikan oleh Pak Samat sampai tahun 1936 di gantikan oleh P. Dulah sampai tahun 1937 . Kemudian di gantikan oleh  Pak Sumarjo PJ Kepala Desa Sambirejo sampai dengan tahun 1940  karena dia harus pergi ke medan perang, kemudian PJ  kepala desa diganti oleh P. Jari sampai dengan tahun 1945 .Kemudian PJ Kepala Desa di gantikan oleh Kasan Musman sampai dengan tahun 1949 . Sejarah mekanisme pemilihan kepala desa diatas tidak banyak yang tahu hingga pada tahun 1949. Pada tahun 1949 Bapak sumarjo pulang dari medan perang dan warga menghendaki adanya pemilihan kepala desa, Kemudian  pemilihan kepala desa sempai berlangsung 3 kali karena hasil suara selalu imbang. Akhirnya Bapak Sumarjo terpilih  menjadi Kepala Desa Sambirejo sampai dengan tahun 1966

Pemilihan kepala desa ini mejadi tonggak sejarah karena terjadi suara imbang sebanyak tiga kali pemilihan di tiga tempat yang berbeda. Akhirnya warga menghendaki warga di pecah menjadi dua karena salah satu tokoh di wilayah barat dan satunya dari wilayah timur, namun keinginan masyarakat itu tidak bisa terpenuhi  Cuma peta ( kerawangan desa waktu itu ) sudah dipecah yaitu Dusun Kedung Agung dan Dusun Pasembon jadi satu peta, kemudian Dusun Sambirejo dan Dusun Kedungrejo menjadi satu peta pula.

Pada tahun 1966 masa jabatan Pak sumarjo habis dan pemerintah kabupaten mengambil kebijakan dengan mengangkat        PJ dari ABRI yaitu periode;  1966-1969   Pak Samsuri, 1969 – 1972 Pak Lisno, 1972 – 1973 Pak Sukayat. Kemudian pada tahun 1973 warga menghendaki pemilihan kepala desa, waktu itu yang mencalonkan ada 5 tokoh yaaitu ;

  1. Pak Sutarjo
  2. Pak Imam Supardi
  3. Pak Sarjono
  4. Pak wiyoto dan,
  5. Pak Sukayat.

Pada Pesta demokrasi waktu itu warga memilih Pak Sarjono menjadi kepala desa dan ini merupakan pemilihan yang kedua setelah tahun 1949. Pak Sarjono menjadi Kepala  Desa Sambirejo selama dua periode 1973-1989 , kemudian digantikan PJ Kepala Desa Sambirejo P. Ngabdullah yang sebelumnya sebagai Sekretaris Desa Sambirejo sampai dengan tahun 1990.

. Kemudian di gantikan oleh Bapak Kasworo yang merupakan putra dari Pak Sarjono berdasarkan pemilihan desa yang diikuti oleh 4 ( empat ) tokoh yaitu ;

  1. Pak Kasworo
  2. Pak Sumprah
  3. Pak Sugeng Wibowo dan,
  4. Pak Suyono

Bapak Drs. Kasworo meminpin  Desa  Desa Sambirejo selama 10 tahun dari tahun 1991 sampai dengan tahun 2000 .

Pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Kasworo warga masyarakat menghendaki realisasi pemecahan desa. Tepatnya pada tahun 1995 Desa Sambirejo pecah menjadi dua yaitu;

  1. Desa sambirejo yang meliputi:  Dusun Pasembon dan Dusun Kedung Agung
  2. Desa sambimulyo meliputi: Dusun Sambirejo dan Dusun Kedungrejo

Pak Kasworo memimpin Desa Sambirejo sampai tahun 2000 dan tidak mencalonkan lagi. Setelah terjadi pemilihan desa yang diikuti oleh tiga tokoh yaitu :

  1. Bapak Drs Sugiyo
  2. Bapak Supangat dan,
  3. Bapak Mujali

Terpilihlah Bapak Drs. Sugiyo sebagai Kepala Desa hingga tahun 2010 dan tidak mencalonkan lagi,karena pada saat itu Beliau menjabat dua periode sekaligus.Dan kemudian terjadilah pemilihan kepala  diikuti oleh 5 tokoh antara lain

1.Bapak Kasworo

2.Ibu Ulul Afida .

3.Bapak Isnanda SE.MM

4.Bapak Sudarto

5.Bapak Ir Sujarnoko

               Terpilihlah Bapak ISNANDAR SE.MM sebagai kepala desa tahun 2011 hingga sekarang.Demikian sejarah desa Sambirejo semoga bisa menjadi pengetahun dan pengalaman khususnya bagi generasi muda dan pemerintah desa dalam rancang pembangunan kedepan.

Narasumber: Sesepuh Desa Sambirejo

Contact Details

  Alamat :   Jalan Haji Harjo Subronto No.02 Desa Sambirejo Kecamatan Bangorejo
  Email : desasambirejo2016@gmail.com
  Telp. : 085259554292
  Instagram :
  Facebook : Pemdes Sambirejo
  Twitter :


© 2019,   Web Desa Kabupaten Banyuwangi